Nasional & Internasional
Slot Iklan Responsive Banner 468x60

Bebek Petelur Program Ketapang BumDes Pringwulung Kecamatan Bandung Kabupaten Serang Diusulkan Diremajakan Dengan Bibit Bebek Petelur Unggulan


Serang - NNE.COM

Program ketahanan pangan (Ketapang) melalui budidaya bebek petelur digalakkan oleh sejumlah Badan Usaha Milik Desa (BumDes) di Kabupaten Serang, Banten, dimulai pada periode 2025 - 2026 untuk mendukung ekonomi desa dan program pemerintah pusat.

Desa Pringwulung Kecamatan Bandung Kabupaten Serang, memiliki BumDes  Mitra Buana Sejahtra, di Kp.Pakusaji. Tahun 2026, mengembangkan 200 ekor bebek petelur yang dikelola Ketua BumDes  Pringwulung, Syaeful,  bersama anggota, ungkapnya  Kamis (24/09-2026) kepada jurnalis,dikediaman.

Dikatakan Syaeful, melalui Musyawarah BumDes Pemerintah Desa Pringwulung, di Kantor Desa Pringwulunh, Selasa(21/09) kemaren terkait " Tata kelola Bebek petelur milik BumDes Pringwulung, dia melaporkan melalui laporan pertanggungjawaban pengelola, selama lima(5)bulan berjalan hingga bulan September 2026 ini.

Dalam laporan pertanggungjawaban, Syaeful, memberi masukan, usulan peremajaan  dengan mengganti semua indukan bebek petelur yang saat ini sudah dinilai kurang produktif bertelur, diganti dengan bibit bebek petelur unggulan.

" Kami pengelola BumDes disamping laporan pertanggung jawaban,mengusulkan kepada Lurah (sebutan untuk Kepala desa) secepatnya mengganti semua bebek yang sudah kurang produktif bertelur, diganti dengan bibit bebek petelur unggulan untuk memenuhi keseimbangan pembelian pakan dan vitamin dengan hasil telur". Urainya.

Dijelaskan Syaeful, alasan mengusulkan peremajaan atau penggantian bebek petelur yang ada dikandang saat ini, dari 200 ekor, secara persentasi, hasil telur perhari hanya sekitar 20-30% bebek yang bertelur. sementara hasil dari penjualan telur harus dipakai untuk memenuhi pembelian pakan. Ujarnya.

" Boro-boru untung, untuk ngasih upah anak-anak pekerja sangat memprihatinkan, karena harus mengutamakan membeli pakan. Karena bertelur atau tidak, setiap hari, bebek harus dikasih makan, sehingga hasil penjualan telur digunakan beli pakan dan vitamin" tegas,Syaeful.

Usulan peremajaan bebek petelur menggatinya dengan bibit bebek petelur unggulan, Syaeful berharap secepatnya mendapat respon persetujuan Kepala desa sebagai Komisaris atau penanggung jawab BumDes Pringwulung, agar keluhan kami pengelola jangan berkepanjangan dan dihadapkan dengan situasi mengurus bebek petelur yang sudah non produktif, yang sehari - harinya bertelur dan tidak bertelor tetap harus memenuhi kebutuhan pakan memberinya makan. sementara hasil atau pendapatan sudah " Lebih besar pasak dari tiang" artinya lebih besar pengeluaran dari pendapatan. Jelasnya.

" Memang sih setelah Musyawarah BumDes, kemaren sampai hari ini saya belum bertemu dengan, Lurah, Sana (Nama Kepala desa Pringwulung) untuk memastikan kapan membeli bibit bebek petelur unggulan. Rencana saya nanti kalau sudah disetujui kami akan membelinya dari peternak terpercaya yang dijamin bibit bebek unggulan yang sudah dipastikan sehat dan tervaksin".tandasnya.(M.M).